Friday, 30 November 2018

Fungsi Kumis pada Kucing Anda!

Setiap kucing jenis apapun tentu memiliki kumis ya ? Kucing memang terlihat lebih unik dengan kumis yang dimilikinya, telebih jika memiliki kumis panjang yang lucu, kumis pada kucing selain membuat tampilan wajahnya semakin lucu, ternyata juga memiliki manfaat khusus lho! Salah satunya  untuk pertumbuhan, perkembangan, dan aktifitas hariannya. Sebab itu, kumis kucing adalah salah satu bagian yang sensitif dan tidak boleh sembarangan diperlakukan, misalnya dipotong atau digunakan untuk mainan, hal itu dapat membuat kucing merasa terganggu bahkan beresiko terasa sakit baginya. Nah, agar lebih menghargai kumis yang dimiliki kucing, simak artikel berikut mengenai fungsi kumis kucing

1. Sebagai Alat Navigasi
Fungsi kumis pada setiap kucing adalah salah satu bagian dari tubuh yang sangat penting untuk menavigasi di ruangan atau tempat yang gelap. Lebih panjang dan tebal dari yang lain, rambut rambut pada kumis kucing ini terhubung ke banyak saraf dan membantu navigasi dengan memperjelas penglihatan ketika berada di tempat gelap

2. Mendeteksi Perubahan Arus Udara
Fungsi kumis pada setiap kucingnya sangat sensitif, bisa membantu kucing dalam mendeteksi perubahan arus udara, sehingga kucing dapat menghindari tabrakan dengan obyek dan juga untuk membantu saat berburu karena kucing bisa mendeteksi potensi arah gerak cepat mangsa. 

3. Sebagai Radar di Setiap Tempat yang Dikunjungi
Fungsi kumis pada setiap kucing juga membantu kucing sebagai “radar” untuk menentukan dan menganalisa apakah kucing bisa masuk atau tidak apabila ingin melalui lubang kecil. Secara teoritis, fungsi kumis pada setiap kucing tersebut berukuran hampir sama dengan lebar tubuh kucing. 

Apabila kucing tersebut ingin masuk atau melalui sebuah lubang tanpa harus terlipat, maka pertanda ia bisa masuk. Ketika kucing menusuk kepalanya ke dalam pembukaan lubang, kucing tidak hanya sedang melihat sekitar saja, tapi juga melakukan tes apakah tempat tersebut cocok atau tidak baginya.

4. Sebagai Alat Sensor
Fungsi kumis pada setiap kucing pada semua kucing memiliki fungsi yang sama yakni sebagai mekanisme sensoris yang sangat penting. Kerusakan pada fungsi kumis pada setiap kucing tidak hanya menyebabkan kucing menjadi tidak nyaman, tetapi juga membuat kucing menjadi bingung dan kehilangan arah. 

5. Kumis Kucing Berhubungan dengan Kerja Otak
Fungsi kumis pada setiap kucing terlihat dari folikel yang dikelilingi oleh jaringan otot yang sangat kaya akan sel saraf dan sel sel sensorik. Sel sel saraf pada akar ini terhubung ke area khusus dari otak kucing. Kucing memiliki sekitar 24 fungsi kumis pada setiap kucing yang dapat bergerak, dua belas di kedua sisi hidung, tersusun dalam empat baris dalam suatu pola individual, seperti halnya sidik jari manusia.

6. Untuk Memahami dan Beradaptasi dengan Lingkungan
Fungsi utama dari fungsi kumis pada setiap kucing kucing adalah untuk bekerja sebagai sistem pemindaian (scanning) lingkungan. kucing tidak perlu menyentuh benda. Syaraf di dasar fungsi kumis pada setiap kucing bahkan cukup sensitif untuk mendeteksi gerakan kecil udara yang menggetarkan fungsi kumis pada setiap kucing. Saking sensitifnya, kucing bahkan dapat mendeteksi gerakan udara dalam ruangan, seperti udara yang mengalir di sekitar perabotan, yang memungkinkan kucing tahu ada benda di sana, bahkan ketika keadaan sedang gelap gulita. Oleh karena itu, nama ilmiah untuk fungsi kumis pada setiap kucing kucing adalah ‘vibrissae’ yang mengisyaratkan sensitivitas kucing untuk getaran dalam arus udara.

7. Sebagai Indera Sentuhan
Fungsi kumis pada setiap kucing pada kucing merupakan organ organ halus sebagai indera sentuhan, dan diyakini memiliki sifat sangat sensitif seperti ujung jari manusia. Kucing sensitif terhadap getaran arus di udara. Ketika udara bergerak, fungsi kumis pada setiap kucing akan bergetar, dan kucing mengartikan pesan getaran ini untuk merasakan kehadiran, ukuran dan bentuk benda benda di sekitarnya tanpa melihat atau menyentuhnya.

8. Sebagai Pelindung Mata
Fungsi kumis pada setiap kucing kucing juga membantu melindungi mata, setiap benda yang bersentuhan dengan fungsi kumis pada setiap kucing menyebabkan kelopak mata berkedip. Hal ini penting untuk kucing karena kucing adalah pelihat jarak jauh dan memiliki kesulitan untuk melihat hal-hal yang dekat.

Oleh karena itu, kucing liar di alam akan aktif di malam hari (nokturnal), karena hal ini akan membantu kucing “melihat” lebih jelas pada saat kucing berburu. Karena hal ini pula, kucing yang mengalami kebutaan pada mata kucing akan mengandalkan hampir sepenuhnya pada fungsi kumis pada setiap kucing untuk menentukan arah dan mengetahui benda benda di sekitarnya.

9. Berfungsi dalam Perburuan atau Ketika Memakan Mangsa
Kucing pemburu dapat menggerakkan fungsi kumis pada setiap kucingnya bolak balik untuk mengumpulkan informasi tentang mangsanya. Kucing tersebut dapat menentukan apakah korban masih hidup atau tidak, sehingga kucing

dapat menerapkan gigitan pembunuhan secara akurat, atau sudah aman untuk membawa mangsanya itu, ada juga beberapa bukti yang menunjukkan bahwa fungsi kumis pada setiap kucing kucing entah bagaimana juga membantu kucing dalam mendeteksi bau.

10. Sebagai Keseimbangan Tubuh
Fakta juga menunjukkan bahwa fungsi kumis pada setiap kucing kucing penting untuk keseimbangan kucing. Tanpa fungsi kumis pada setiap kucing, kucing akan mengalami kesulitan untuk sekedar berjalan lurus apalagi ketika kucing berlari.

Kucing juga cenderung akan salah menilai jarak ketika akan melompat sehingga sering terjatuh serta kadang kadang suka berlari ke arah benda benda dengan tidak terarah. Mengingat pentingnya fungsi kumis pada setiap kucing ini bagi kucing, kucing memiliki semacam mekanisme pertahanan untuk melindungi fungsi kumisnya dari kerusakan.

Ketika kucing sedang marah atau akan berkelahi, fungsi kumis pada setiap kucing akan ditarik masuk untuk menghindari kerusakan akibat perkelahian. Selain itu kucing juga memiliki kemampuan untuk menumbuhkan, ketika fungsi kumis pada setiap kucingnya mengalami kerusakan atau tidak sengaja terpotong, fungsi kumis pada setiap kucing kucing dapat kembali tumbuh asalkan folikel fungsi kumis tidak rusak.

Demikian, artikel mengenai fungsi kumis pada kucing sampaikan, mulai saat ini jangan sembarangan bermain kumis kucing lagi ya, rawat dan jaga baik baik kumis yang ada di kucing peliharaan anda.  Sayangi kucing anda. Terimakasih!

Fungsi Bantalan Halus pada Kaki Kucing

Jika anda memperhatikan dengan cermat, setiap kucing jenis apapun tentu memiliki telapak kaki yang unik, yakni memiliki bantalan halus yang empuk dan membuat kucing hampir tidak terdengar suara langkah kakinya ketika sedang berjalan. Bantalan ini ternyata memiliki fungsi juga lho? bantalan halus ini untuk kelangsungan hidup dalam kesehariannya dan untuk membantu aktifitasnya. Nah, sebab itu bantalan halus di kaki kucing ini harus selalu dijaga yakni dengan rutin membersihkannya tiap kali memandikan serta mencegahnya dari tempat tempat yang berbahaya. Berikut ini saya akan memaparkan Fungsi Bantalan Halus pada Kaki Kucing yang harus sobat ketahui. Simak Ya!
1. Mendeteksi Mangsa
Kucing berjalan dengan cara berjingkat menggunakan bantalan halus di kaki kucing, dari situ kucing bisa merasakan adanya mangsa untuk diburu juga kemungkinan bahaya. Sehingga kucing bisa tahu arah langkah kemana harus mengajar mangsanya. Bantalan halus di kaki juga memberi kucing perasaan aman karena langkah hewan kucing tak bersuara, sehingga mangsa atau pihak lain tak menyadari kedatangan hewan kucing. 

2. Sebagai Alat Keseimbangan
Kucing tidak suka telapak kakinya dimain-mainkan karena bantalan halus di kaki sangat sensitif. Mengandung reseptor saraf untuk menyetel organ sensorik yang membantu dalam perburuan dan menjaga keseimbangan. Melalui reseptor, kucing bia merasakan tekstur, tekanan dan getaran di bantalan kaki kucing, sehingga kucing mampu mengevaluasi keaktifan mangsa. 

3. Alat untuk Merasakan Kondisi Sekitar
Kucing juga sangat menjaga bantalan halus di kaki kucing, karena bantalan kaki itu sanggup melindungi kucing dari kerusakan lingkungan, merasakan sensitifitas suhu, tekanan, dan nyeri. 

4. Alat untuk Memanjat
Salah satu alasan kucing mahir memanjat pohon adalah kaki depan kucing. Bagian depan bantalan halus di kaki kucing yang bisa menekuk ke dalam sehingga cakar kucing efektif manancap pada pohon. Bantalan halus di kaki juga membantu menjaga stabilitas saat memanjat, namun sayangnya saat turun cakar kucing menghadap ke bawah dimana kaki depan cenderung lebih lemah dibanding kaki belakang untuk menahan tubuh. Maka sering kali terjadi kucing bisa manjat, tapi gak bisa turun. 

5. Membantu Pendaratan dari Tempat yang Tinggi
Bantalan halus di kaki mampu melembutkan pendaratan ketika kucing melompat dan saat kucing berjalan di bidang kasar, selain itu juga membantu kucing bergerak cepat sehingga dapat berburu diam diam.

6. Membersihkan Bagian Tubuh yang Sulit
Kucing membersihkan diri dengan menggunakan bantalan halus di kaki sebagai alat untuk menjangkau bagian tubuh yang sulit. Seperti belakang telinga, bawah dagu, leher dan wajah. Hewan kucing awalnya akan menjilati bantalan halus di kaki hewan kucing beberapa kali, lalu menyeka bagian bagian tersebut. Setelah beberapa gesekan, hewan kucing berhenti sejenak untuk mengulangi proses tersebut.

7. Sebagai Sistem Pendingin
Kucing berkeringat di bantalan kaki hewan kucing, sekaligus menjadi sistem pendingin yang membantu menjaga kucing dari pada hari-hari panas, atau saat kucing ketakutan dan stres.

8. Sebagai Kelenjar Bau
Kelenjar bau pada kucing terletak di antara bantalan kaki, aroma tersebut berisi informasi tentang si kucing. Maka saat kucing menggaruk suatu bidang, kucing sekaligus menandai wilayah tersebut dengan menyatakan keberadaan diri melalui bau yang di’tempel’kan melalui bantalan halus di kaki. Bahkan saat buang air pun, kucing tetap menandai dengan menggaruk wilayah sekitarnya.

Telapak kaki kucing tentu berbeda beda ya sobat? Dikarenakan pigmen pembentuk bulu juga memberi warna kulit. Misal kucing hitam cenderung memiliki telapak hitam, kucing orange memiliki telapak pink, dan kucing hitam-putih memiliki warna bantalan halus di kaki berbintik.

9. Sebagai Alat Navigasi
Kucing adalah binatang yang efisien dan penuh perhitungan dalam melangkah. Kucing bisa melakukan menavigasi melalui kaki yang dijinjit. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan makanan yang baik serta mempertahankan kelangsungan hidupnya. Maksudnya adalah ketika kucing berjalan dengan berjinjit, maka kucing akan berpeluang sukses lebih besar untuk mendapatkan buruannya karena kecepatannya lebih tinggi dan langkahnya akan menjadi lebih panjang disamping juga langkah kucing akan lebih senyap sehingga mangsa akan sulit untuk mendeteksi kehadirannya.

10. Sebagai Reseptor
Kucing keberatan apabila kita mengajak bermain dengan menggosok cakarnya. Itu karena bantalan kakinya tersusun dari sebagian besar syaraf reseptor yang sangat sensitif. Organ sensorik tersebut membantu kucing dalam berburu dan menjaga keseimbangan. Karena reseptor ini jugalah memungkinkan kucing bisa merasakan tekstur, tekanan dan juga getaran yang disalurkan melalui bantalan kaki, sehingga bisa mengukur keaktifan serta jarak yang tepat dengan mangsa. Kemampuan yang luar biasa ini tentu ada konsekuensinya. Bantalan kaki yang lembut tersebut tidak didesain cukup kuat untuk melindungi kucing dari bahaya kerusakan karena sangat sensitif terhadap suhu, tekanan, dan nyeri akibat lingkungan yang tidak mendukung, misalnya saja seperti trotoar yang panas, trotoar yang membeku dan permukaan tanah yang kasar.

11. Alat Mengukur Tekanan
Keunggulan lain dari desain cakar kucing ini adalah kemampuannya untuk mereduksi tekanan gaya sehabis meloncat kemudian mendarat  dengan bantalan kakinya yang empuk dan disaat bersamaan juga bisa meredam suara yang ditimbulkan apabila sedang berjalan diatas tanah yang kasar. Hal  ini sangat membantu kucing dalam berburu mangsa secara diam diam.

12. Alat Penyimpan Feromon
Salah satu alasan kenapa kucing menggaruk sebuah objek adalah untuk menandai wilayah kucing dan menyiarkan informasi kepada yang lain tentang siapa dirinya. Disamping meninggalkan bukti visual, pada permukaan yang tergores tersebut juga tersimpan feromon yang dikeluarkan kucing dari kelenjar bau yang terletak di antara bantalan kaki. Aroma ini dikemas satu paket dengan informasi tentang siapa si penggaruk tersebut. Di bantalan kaki belakang kucing juga memiliki kelenjar bau. Terkadang kucing yang lain akan mengikis daerah tersebut dan menggantinya dengan feromon yang baru dengan cara mengencinginya

Demikian, Fungsi bantalan empuk pada kaki kucing, semoga semakin membuat anda menyayangi dan melindungi kucing yang anda pelihara. Kenali dan sayangi hewan kesayangan anda. Terima kasih.

Fungsi Ekor Kucing yang Belum Anda Ketahui!

Apa yang anda fikirkan tentang kucing,ketika mendengar jika ekor kucing ada fungsinya. Ada-ada saja ya? inilah jawaban diri anda sendiri terhadap hewan lucu yang satu ini. Tidak semua orang menyukai kucing, namun tak sedikit pula yang menyukainya. Kucing adalah hewan lucu yang pantas menjadi sahabat dirumah. Asalkan anda bisa memberikan perhatian dan perawatan penuh, maka kucing perlahan akan luluh dan mampu mengikuti apa perintah majikan.

Ada banyak hal dari kucing yang membuatnya tampak lucu dan di gemasi banyak orang. Misalnya adalah kumis, seperti yang pernah di sampaikan dalam artikel Fungsi Kumis Pada Kucing, disana telah di paparkan apa saja fungsi yang perlu anda ketahui. Nah, untuk kali ini adalah mengetahui seperti apa fungsi Ekor pada Kucing. Ekor adalah bagian organ kucing yang mempunyai bentuk memanjang. Jika kucing menggerak-gerakkan semakin lucu.

Meskipun mungkin anda sering menjumpai kucing, namun tidak selalu anda paham dengan fungsi ekornya. Nah, dalam pembahasan kali ini anda harus memahami dan mengetahui fungsi dari ekor pada kucing itu sendiri, sehingga tidak ada lagi rasa penasaran di benak yang selama ini terfikirkan. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari ekor kucing yang sangat penting sekali. Simak ya!

Fungsi Ekor Pada Kucing


1. Sebagai Komunikasi
Bagaimana bisa ekor kucing berfungsi sebagai komunikasi, sementara kucing mempunyai mulut dan tidak bisa bicara. Nah, komunikasi inilah yang di maksud sebagai isyarat komunikasi. Artinya tidak harus dengan suara atau mulut, tetapi hanya dengan ekor saja sang kucing telah memberikan tanda-tanda tertentu.

Misalnya adalah ketika anda sedang memanggil namanya ketika sedang tidur, maka ekornya akan bergerak. Ini tandanya bahwa kucing tersebut merespon panggilan anda. Akan tetapi sang kucing masih ingin menikmati tidurnya sehingga tidak mau mengangkat kepalanya untuk melihat kepada Anda.

2. Sebagai Penghangat
Fungsi lain dari ekor kucing adalah untuk menghangatkan tubuhnya. Ketika keadaan dingin, lihatlah bahwa kucing lebih sering berposisi melingkar dengan ekornya. Semua itu karena ekor kucing sangat berpengaruh pada dirinya di kala 

3. Sebagai Tanda Emosi
Ekor kucing berfungsi juga sebagai tanda bentuk emosi diri. Misalnya yang sering di jumpai adalah, ketika bertemu dengan musuhnya maka ekor kucing akan bergerak dan terlihat mengembang. Ini tandanya bahwa kucing tersebut sangat geram dan ingin bertarung atau bisa juga disebut sebagai tantangan.

4. Bentuk Rasa Takut
Selain sebagai bentuk tanda emosi, ternyata fungsi dari ekor kucing lainnya adalah untuk menandakan bahwa dirinya takut pada sesuatu. Sehingga pada akhirnya kucing menjadi lebih agresif bila merasa takut terus saja di dekati.

5. Sebagai Pelindung Anus
Ekor kucing cukup panjang, dan fungsinya untuk melindungi anus kucing. Pasalnya hewan bukan mempunyai tubuh selayaknya manusia yang berdiri. Akan tetapi hewan, khususnya berkaki empat selalu berjalan dengan semua kakinya. Intinya yakni anus kucing akan terlihat begitu saja jika tanpa adanya ekor. Lalu, dengan tidak adanya ekor maka kucing akan lebih sering terluka. Karena tanpa ekor maka anus tersebut terus tergesek di tanah. Padahal kucing selalu mengguling-gulingkan tubuhnya di tanah.

6. Sebagai Tanda Sayang
Kucing ternyata mempunyai sifat penuh kasih, apalagi jika sudah mengenal majikannya secara dalam. Jika sang majikan penuh perhatian dan kasih sayang, maka sebaliknya kucing akan melakukan hal yang sama. Misalnya ketika tidur, kucing selalu membangunkan  sang majikan dengan ekornya tersebut. Nah inilah fungsi lain dari ekornya, caranya dengan mengusapkan ekor pada tubuh atau wajah sang majikan. 

7. Sebagai Penyeimbang
Ekor pada kucing berfungsi juga sebagai penyeimbang, sama seperti fungsi ekor hewan yang lainnya berkaki empat. Ekor penyeimbang pada saat kucing akan memanjat pohon, memanjat di atas lemari, kursi, atau tempat di mana saja yang mana kucing ingin berpindah tempat. Oleh sebab itu, ekor sangat penting untuk kucing, terutama kucing liar untuk berpetualang di alam yang bebas.

8. Untuk Pertahanan Diri
Ekor kucing pada dasarnya bagian yang paling menonjol adalah melindungi diri. Pertahanan diri bagi kucing adalah menggunakan ekornya ketika berhadapan dengan musuhnya. Entah bagaimana caranya, ekor akan tetap berguna bagi kucing. 

Memang variatif sekali fungsi dan peran ekor yang di miliki oleh kucing. Ekor adalah bagian yang banyak menimbulkan tanda tanya besar perihal fungsinya. Kucing memang bisa menciptakan suasana panas menjadi lebih dingin. Apalagi saat kucing telah di latih menjadi hewan yang pandai. Tidak sedikit orang sengaja merawat kucing agar bisa cerdas dari yang di bayangkan saja.

Faktanya memang bukan langkah mudah agar kucing bisa benar-benar bisa mematuhi perintah yang majikan berikan. Namun yang pasti ketika kucing telah lama hidup dengan anda, secara jelas atau hanya tersirat sudah dapat di rasakan oleh sang majikan bahwa peliharannya sangat penurut.

Nah, itulah  Fungsi Ekor Pada Kucing yang dapat Anda kenali sehingga bisa disebut sebagai pecinta kucing sejati atau pemilik yang baik sebab mengenali setiap tanda maupun bagian tubuh dari Kucing. Bagi anda yang ingin memelihara kucing, pastikan kesehatannya juga mulai dari ujung kepala hingga ekornya. Sekian Dulu ya!

Cara Jitu untuk Induk Kucing Agar Mau Menyusui Anaknya!

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang sangat familiar terhadap majikannya. Anda pasti sering menjumpainya di manapun, di pasar, kampung, kota, atau lingkungan sekitar. Meski kucing merupakan hewan lucu, ternyata tidak semua orang suka kucing. Tetapi masih ada orang-orang yang benar-benar tulus mencintai hewan satu ini dengan sepenuh hati.

Nah, bagi anda sebagai pecinta kucing sejati pastinya anda ingin yang terbaik untuk totalitasnya. Pernahkah anda menjumpai indukan yang tidak mau menyusui anaknya? Sangat di sayangkan tentunya, dan anda selalu ingin berbuat manis kepada sang kucing baik indukan maupun anaknya. Melihat sikap yang seperti ini lantas apa yang bisa di perbuat? Mungkin Anda perlu tau mengenai cara agar Induk Kucing mau menyusui Anaknya berikut.

Saya akan memberikan sedikit informasi tentang hal-hal yang menjadi cara supaya Induk Kucing mau menyusui Anaknya. Sehingga anda tidak perlu cemas bagaimana dalam menemukan solusi yang tepat. Memang, kadangkala melihat kelakuan sang induk tidak pernah bisa di sangka. Namun bukan tanpa alasan para indukan membiarkan anaknya begitu saja. Berikut berbagai cara yang perlu Anda perhatikan. Simak ya!

1. Hindari Menyentuh Anak Kucing Langsung
Salah satu yang menarik dari penyebab mengapa kucing tidak mau menyusui anaknya adalah tangan manusia. Dalam usia yang masih sangat kecil, banyak orang menyarankan agar anakan kucing tidak di sentuh terlebih dahulu oleh manusia. Semua ini dengan alasan agar supaya anakan tersebut tetap alami, tidak tercampur apapun.

Masalahnya, ketika tangan manusia telah menyentuh anakan kucing tersebut, sang induk akan mencium aroma berbeda pada tubuh anaknya. Masalah yang akan timbul, indukan tidak mau menyusui anak lantaran merasa asing dengan aromanya. Oleh karena itu Anda perlu menghindari menyentuhnya secara langsung, kalau perlu Anda bisa menggunakan alas ketika memegangnya, entah itu kain atau memakai sarung tangan.

2. Jangan di Beri Parfum
Selain tidak boleh di sentuh, jangan pula sesekali anda menggunakan parfum untuk menyemprot tubuh sang anak kucing. Ada sebagian orang (pecinta kucing) yang ingin membuat kesayangan mereka tampil berbeda. Apapun akan di lakukan sebagai bentuk perawatan. Salah satunya yang sering di jumpai yakni dengan menyemprotkan parfum untuk menciptakan aroma baru. Ini salah sekali, sangat di salahkan. Mengapa?

Karena kasus ini mirip seperti pada poin pertama, ketika sang anak menimbulkan aroma baru maka indukan akan merasa bahwa anaknya tersebut bukan anaknya. Sehingga jangan terkejut jika induk meninggalkan anaknya. Usahakan jangan memberikan apa-apa selama masih dalam usia yang belum bisa di sapih.

3. Periksa Kesehatan Menggunakan Sarung Tangan Baru
Dengan menggunakan sarung tangan, periksalah keadaan anak kucing apakah sehat atau sedang sakit. Tentu tanda-tandanya akan terlihat, lebih lemas dan pucat. Jika sudah seperti ini masukkan ke dalam kandang dan bawalah ke dokter. Tujuan ini memastikan kucing anda tidak sedang mengidap penyakit mastitis.

Mungkin juga dengan alasan lain mengapa kucing tidak mau menyusui anaknya, yakni karena anak tersebut mengidap penyakit mastitis. Penyakit mastitis adalah gejala yang menimbulkan puting susu lebih mengeras dan kaku. Hasilnya akan membengkak, dan sang induk akan meninggalkan anaknya tersebut.

4. Bantu Anak Kucing Menemukan Puting Induk
Entah bisa melihat atau tidak, bantulah anak kucing untuk menemukan puting induknya. Anak kucing yang terlahir dengan masalah penglihatan akan terlihat kesulitan mencari susu induknya. Memang tidak bisa di prediksi apakah indukan kucing bisa menerima dengan sepenuh hati jika melihat anaknya mengalami cacat fisik.

Tetapi hal inilah yang sering terjadi, dimana indukan meninggalkan sang anak lantaran cacat seperti buta. Anak kucing yang mengalami kebutaan akan kesulitan mencari susu dari sang induk. Hal ini sangat mudah di rasakan oleh induknya dan membuat indukan meninggalkan anaknya. 

5. Ada Masalah Genetik
Masalah genetik bisa menjadi pemicu bagi sang induk untuk tidak menyusui anaknya. Bisa jadi karena hal ini sang induk tidak mau menyusui anaknya dan meninggalkannya. Masalah genetik yang di maksudkan datang sejak lahir seperti keadaan tubuh berbeda dari yang lain seperti kurus, kering dan lemas.

Cara mengatasinya adalah dengan menjaga sang induk pada saat menyusui agar anda bisa memastikan anakan yang sedang mengalami faktor genetik tersebut bisa mendapat jatah susu. Minimal dengan keberadaan anda, bisa selalu membantu anak kucing tersebut.

6. Berikan Vaksin
Vaksin di berikan kepada sang anak kucing untuk memastikan kesehatannya. Tetapi jangan sampai lupa untuk selalu menggunakan sarung tangan untuk menyentuh atau menggendongnya. Anak kucing yang tengah sakit memang kebanyakan akan terabaikan oleh induknya. Di mungkinkan karena sang induk takut bisa saja menular pada yang lain. Contoh kasus yang seperti ini memang telah banyak terjadi. 

7. Jangan Mengkawinkan di Usia Muda
Ada prosedur dalam mengkawinkan kucing, dimana harus satu tahun usia sebagai minimumnya. Akan tetapi terkadang kelengahan pemilik membiarkan kucing lepas dari rumah dan hamil. Nantinya yang akan terjadi adalah, induk melahirkan dalam usia yang masih muda dan tidak mau menyusui anaknya. Nah, cara untuk membuat induk mau menyusui anaknya adalah dengan mengkawinkan pada usia matang.

8. Beri Gizi Terbaik Pada Induk
Memelihara kucing maka jangan lupa serta anda untuk selalu mengontrol makanannya. Pastikan anda teratur dalam memberikan makanan serta tambahan gizi yang seimbang. Induk kucing yang kurang gizi akan keberatan atau tidak siap untuk menyusui anaknya. Mungkin saja karena sang induk belum terisi oleh makanan, tidak memenuhi gizi seimbang sehingga air susunya tidak berisi dan enggan untuk menyusukan pada sang anak.

Mencintai kucing sama berarti anda harus merawat dengan sepenuh hati. Pecinta kucing tidak pernah memandang apapun mulai dari ras dan keadaan kucing yang bagaimanapun. Melihat sang induk yang tidak mau menyusui anaknya, anda harus siaga dalam menyediakan alat pembantu untuk anak kucing. Jadi, apabila induk kucing tidak mau menyusui anaknya anda bisa mengatasi dengan memberikan susu lain.

Nah, Itulah cara agar Induk Kucing mau menyusui Anaknya, lakukan yang terbaik untuk kucing anda. Memberikan perawatan terbaik sudah menjadi kewajiban sang pemilik. Selamat mecoba!

Tingkah Kucing yang Selalu Menggemaskan!

Kucing merupakan jenis binatang yang sangat lucu dan menggemaskan, bagi para pecinta kucing yang hobi dengan kucing, pastinya pengin mengerti arti dari kebiasaan atau perilaku yang sering dilakukan oleh kucing milik anda. Nah, untuk itu saya akan membas artikel ini dan merangkum berbagai perilaku kucing yang umum dilakukan maupun yang belum dilakukan (unik). Langsung aja intip ya!

1. Perilaku/Kebiasaan Induk Kucing Suka Menjilati Bulu Anaknya
Induk kucing biasanya akan mejilati atau membersihkan bulu/rambut yang ada di badan dan kepala anaknya. Itu menandakan atau perilaku ungkapan kasih sayang induk kucing yang ditunjukan ke anaknya. Tidak hanya berpengaruh antara induk dan anak kucing. Kucing yang bersodara juga sering saling membantu menjilati bulu-bulu kucing lainnya. Itu juga menunjukkan ungkapan kasih sayang dan perhatian.

2. Perilaku Kucing Menjilati Tangan Kita Saat Kita Memegangnya
Untuk yang seperti ini jarang terjadi, biasanya kucing hanya menjilati permukaan yang halus dan lembut. Jika kucing itu menjilati tanganmu, itu juga menandakan bahwa dia menunjukkan kasih sayangnya ke anda, tapi dengan catatan (dia melakukannya dengan tidak sengaja). Karena lidahnya yang terasa kasar berisi duri – duri dan baik untuk menjilati bulu kucing dan bukan kulit manusia apalagi bulunya.

3. Kucing Berperilaku Menjilati tubuhnya setelah dipegang 
Berbeda dengan menjilati kita, kucing yang memiliki kelenjar yang terangsang ketika mereke tersentuh bulunya. Itu juga bisa disebut feromon atau bau khas kucing sebagai penanda individu. Sebenarnya manusia juga mempunyai bau yang yang dapat dicium kucing. Jika kucing mencium bau manusia di tubuhnya, maka bau karakteristiknya itu sendiri dapat tertutupi. bau pada manusia begitu tajam sehingga mengalahkan bau kucing itu sendiri. Oleh karena itu, manusia hilang dan baunya kembali. Jadi tidak heran begitu andamemeluknya terlalu lama, maka ia akan secepatnya lari dan membasuh dirinya. Tetapi kalo kucingnya manja ingin di peluk beda lagi ceritanya.

4. Kucing Suka Berperilaku Memijat-Mijat Saat Minum Susu Induknya
Ketika anak kucing mulai menyusu, biasanya anak kucing akan memijat tubuh induknya atau mendorong-dorongkan tangan/cakarnya ke perut induk kucingnya, itu sebagai tanda kepuasan atau mendorong aliran susu agar banyak didapat.

5. Kucing juga suka berperilaku memijat manusia 
Ketika Kucing Sudah Dewasa, maka kucing akan memijat untuk menunjukkan kesenangan dan kepuasan. Dan jika dia memijat manusia/kita itu tandanya dia merasa senang dan puas memiliki majikan seperti anda.

6. Kucing Suka Kencing Sembarangan (Spraying)
Perilaku spraying yang akan dilakukan kucing biasanya digunakan untuk mengklaim kepemilikan sesuatu dan menandai daerah kekuasaan kucing tersebut. Perilaku spraying biasanya dilakukan oleh kucing pejantan, kucing betina biasanya tidak akan melakukan hal jorok seperti itu. Dan beberapa kucing betina yang melakukan spraying itu karena dia meniru perilaku kucing jantan. Maka dari itu kucing jantan seharusnya melakukan pengebirian untuk mengurangi perilaku spraying (pipis sembarangan).

7. Kucing Suka Mencakar-Cakar Pohon (Scratching)
Perilaku tersebut sebenarnya dilakukan untuk menajamkan kuku-kuku kucing agar dapat mencengkeram mangsa yang lebih kuat. Jika dilakukan dekat makananya, tindakan ini untuk mengubur benda kontradiktif.

8. Kucing Suka Mengeong 
Kebiasaan kucing mengeong sebagai sinyal sosial kepada sesama makhluk kucing. Sinyal sosial tersebut bisa berupa pertanda kalau ia membutuhkan bantuan, merasa senang, atau merasa puas.

9. Kucing Berperilaku Tidur Melulu atau Malas
Kebiasaan kucing tidur rata-rata 16 jam sehari kalo catlovers belum tau. Hal ini untuk menambah tenaga untuk tubuhnya agar dapat berburu atau beraktifitas. Saat berburu, kucing akan menggunakan energi secara mendadak, cepat, dan besar-besaran agar dapat mengangkap buruanya secara efisien.

10. Kucing Mengubur Kotoranya Dan Sering Kencing di Daerah Tertentu
Bisa dikatakan hanya kucing inferior yang punya inisiatif mengubur kotoran. Dalam dunia hewan, terdapat dua jenis hewan alpha dan inferior. Hewan alpha (Kucing Dominan) merupakan kucing penguasa teritorial karena kekuatannya yang besar dan kuat atau kualitas fisik lainnya. Hewan inferior tidak berperilaku seperti hewan alpha karena kucing itu akan dianggap menantang untuk berkelahi dengan hewan alpha. Kucing alpha boleh sembarangan BAB di berbagai tempat tanpa harus mengubur kotorannya. Sedangkan kucing alpha boleh kencing sembarangan. BAB ataupun kencing itu merupakan tanda bahwa daerah tersebut adalah daerahnya atau kekuasaanya. Kucing inferior yang BAB di wilayah itu harus mengubur kotorannya agar tidak diketahui oleh kucing alpha. Ia juga harus kencing di wilayah tertentu/khusus yang diperbolehkan sang alpha. Jadi, jika kucing kita mengubur kotorannya dan pipis di tempat yang sama atau disitu-situ saja, berarti kucing anda bukan kucing jagoan neon.

11. Kucing Marah Pada Orang Asing/Tidak dikenalnya
Itu tanda dominasi. Ia akan menunjukkan eksistensi dirinya sebagai individu. Dia akan menatap mata orang yang tidak dikenalnya. Hal itu merupakan tanda konflik dan kucing dapat segera marah walaupun tatapan itu hanya sebentar. Orang asing yang baunya belum pernah dikenal kucing, maka dari itu harus menghindari kontak mata/menatap mata agar tidak memberi sinyal konflik.

12. Kucing berdesis pada seekor burung
Itu memberitahukan dari kekalahan. Kucing tidak mampu menangkap si burung sebagai mangsa sehingga kucing itu menunjukkan kekesalannya dengan mendesis.

13. Kucing Berperilaku Menyelinap Secara Diam-Diam Menangkap Mangsanya 
Hal itu dilakukan untuk penyamaran, dia mencari tempat-tempat yang tersembunyi dan susah terlihat oleh mangsanya. Dan di saat mangsanya lengah, dia akan segera mencengkeramnya.

14. Kucing Juga Makan Rumput 
Kucing Memakan rumput sebagai obat untuk mengeluarkan racun dalam tubuhnya. Sering sekali rumput yang di makannya akan dimuntahkan kembali. Dari muntahannya kita bisa melihat busa-busa yang artinya racun dalam tubuhnya sudah dibersihkan serta mengeluarkan bulu-bulu yang rontok saat dijilat oleh si kucing.

15. Kucing Sampai Loncat-Loncat Demi Mendapatkan Makanan 
Hal ini dilakukannya untuk memperoleh sudut terbaik untuk bisa mencengkeram mangsanya, sehingga magsa dapat lebih efektif untuk tertangkap. Coba lemparkan saja gulungan kertas, ia juga akan melakukan salto, jungkir balik,dll.

16. Kucing Suka Memainkan Mangsanya Sebelum di Bunuh 
Bagi kucing rumahan, mendapatkan mangsa merupakan peristiwa langka atau hebat. Kucing ini dapat saja langsung menggigit sehingga mangsanya akan cepat mati, tetapi hal ini tidak dilakukannya. Ia juga ingin bersenang-senang lebih lama dan menikmati momen dimana ia memperoleh mangsanya (kaya di filem-filem), pada saat itu kucing juga akan merasa sangat bahagia. Bagi induk kucing, sering tidak membunuh mangsanya secara cepat dan tuntas, tetapi membawanya hidup-hidup untuk berbagi makanan dan kegembiraan dengan anak-anaknya.

17. Kucing Mendesis Ketika Sedang Marah 
ini disebut mimikri ular/seperti ular. Kucing berperilaku meniru seperti ular karena bagi sang kucing, ular adalah hewan berbahaya. Maka dari itu dia juga punya taring seperti kucing, tetapi ular punya bisa(berbisa). Kucing tidak mempunyai bisa, akan tetapi dengan hanya meniru desis ular, ia berharap lawannya akan mengira kalau kucing itu juga mempunya bisa, wahh pandai berbohong juga ini, jadi youtuber aja kucingnya. Biasanya kucing akan mengarahkan telinganya menjadi datar ketika sedang mendesis, itu dilakukan untuk meniru ular kobra.

18. Kucing Suka Menggosokan Tubuhnya ke Kaki Kita atau Benda Tertentu 
Sama seperti melakukan kencing dan BAB bagi kucing alpha (penguasa), kucing suka menggosokkan dirinya pada berbagai benda itu sebagai tanda benda tersebut merupakan hak miliknya. Kucing memiliki feromon, feromon adalah bau khas yang dimiliki kucing, dan bau ini menempel pada benda-benda tersebut. Kucing lain yang ingin juga menggosokkan tubuhnya di benda yang masih ada feromon dari kucing yang pertama, maka kucing yang ke 2 tidak akan berani menggosokkan tubuhnya di benda tersebut kecuali ia berani menggosokkan tubuhnya di benda tersebut, jika kucing menggosokkan tubuhnya ke kaki kita, itu tandanya ia merasa kita adalah miliknya(catlovers).

19 Kucing Suka Mengeong Pada Manusia 
Beda dengan sesama kucing yang bisa menandakan sosialisasi mereka, kucing mengeong pada manusia, tertama saat mereka lapar, ia berusaha menipu manusia dari suaranya. Kucing mencoba meniru suara bayi agar kita mengira dia seorang bayi dari majikannya selayaknya perhatian yang diberikan manusia kepada anaknya, lagi-lagi akting lagi si kucing, udah jadi youtuber aja sanah.

20. Kucing Lebih Aktif di Malam Hari Ketimbang Siang Hari 
Kucing lebih aktif di malam hari karena waktunya untuk berburu adalah di malam hari. Dia memiliki penglihatan khusus layaknya mata-mata FBI untuk berburu saat di malam hari. Tidak seperti manusia, penglihatan kucing saat malam hari terlihat sangat jelas.

21. Kucing Datang Saat Dipanggil Puss 
Itu karena sejak dahulu kala kucing memang dipanggil puss dan sampai saat ini dia merasa bahwa namanya puss. Sebenarnya panggilan puss itu juga bisa dirubah sejak dia masih kecil, agar terbasa dengan name panggilan baru selain puss meong, sejak kecil berikanlah nama pada kucing kalian.

22. Kucing Memakan Ari-Arinya 
Saat kucing hamil biasanya ari-arinya akan dimakannya. Karena kebiasaanya yang bersih dia memakan dan untuk membersihkan bekas-bekas darahnya dan ari-arinya. Coba catlovers perhatikan kucin kalian abis melahirkan pasti dia akan nempak bersih.

23. Kucing Memakan Kotorannya Sendiri 
Apa catlovers pernah lihat kucing kalian memakan kotorannya sendiri? Mungkin ada yang memang pernah melihat dan ada juga yang tak sadar. Sebenarnya ada saja kucing yang memakan kotorannya sendiri, bisa disebabkan karena tidak ada makanan lain. Dan selain itu cara untuk membersihkan dirinya coba kalian perhatikan cara dia membersihkan dirinya sampai dengan ke bagian pembuangan. Itu sama saja memakan kotorannya sendiri.

24. Kucing Suka Makan Ikan 
Kebiasaan kucing suka makan ikan juga bukan hanya sekedar karena rasanya saja, tetapi juga karena baunya atau aromannya yang khas dan amis. Selain ikan kucing juga menyukai makanan lain seperti daging ayang upin-ipin, sapi dan lainnya.

25. Kucing Memakan Anaknya Sendiri
Kucing juga memakan anaknya sendiri ini dikarenakan anaknya terkena penyakit atau lemah, untuk menghindari penyebaran penyakit biasanya induk kucing juga akan langsung memakan anaknya. Untuk itu dilakukan agar penyebaran penyakit si anak kucing yang lemah itu tidak menulari anak kucing yang lain. Kucing jantan juga bisa-bisa saja untuk memakan anak kucing, itu karena dia berniat jahat dan ingin mempermainkan anak kucing tersbut.

26. Induk Kucing Menggigit Leher Anaknya
Jika kita mengambil anak kucing yang baru lahir biasanya induk kucing akan langsung mendatangi dimanapun anaknya berada atau dibawa. Dia tidak ingin anaknya mengalami masalah dan menginginkan anaknya dalam kondisi baik-baik saja. Setelah melihat anaknya maka dia akan langsung segera membawa anaknya dengan cara menggigit lehernya dan dibawa ke tempat asalnya.

27. Kucing suka mondar-mandir atau kesana-kesini
Kucing suka mondar-mandir untuk mencari makanan dan mencari tempat yang baik untuk tidur. Jika catlovers ingin kucing diam berikanlah dia makanan dan tempat yang empuk untuk dia tdur.

28. Kucing Suka Melihat Kita 
Kucing selalu merassa di sekitarnya adalah ancaman dan sangat bersikap waspada. Kucing selalu berpikir apa yang akan kita lakukan. Contohnya si kucing berpikir apa yang akan kita lakukan, apakah catlovers akan kedapur memberi makan kucing. Kucing biasanya akan selalu siap siaga mengikuti catlovers.

29. Kucing Menggigit-Gigit Kukunya 
Kebiasaan kucing yang menggigit-gigit kukunya adalah untuk mengasah kukunya sendiri agar lebih tajam dan siap untuk mencengkram. Selain itu dia juga membersihkan Kotoran yang ada di kuku-kuku kucing.

30. Kucing Suka Menggerak-gerakkan ekornya 
Kucing yang suka menggerak-gerakkan atau mengibas-ngibaskan ekor itu bertanda dia merasa bahagia dan senang. Coba catlovers usap-usap atau belai bagian bawah leher dan punggung, si kucing akan senang dan ketagihan.

Itulah Kumpulan Kebiasaan dan Perilaku Kucing Yang Unik Dan Lucu yang perlu diketahui, karena masih banyak perilaku kucing yang belum sempat ditulis, karena itu maniakucing berikan kesempatan buat kalian catlovers membagi pengetahuan kalian dengan cara berkomentar di kotak komentar dibawah

Alasan Kucing Suka Tidur

Kucing adalah salah satu hewan yang sangat menggemaskan karena pola tingkah lakunya. Namun tidak sedikit dari pemilik hewan berkaki empat ini mengambil foto saat kucing tidur. Posisinya saat tidur akan membuat anda tersenyum sampai kebingungan karena posisi tidur kucing yang aneh, lucu dan menggemaskan. Akan tetapi dari beberapa pemilik kucing menganggap bahwa peliharaan mereka tidur terlalu banyak. Nah hal ini kemudian menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi si kucing. Sebenarnya apa sih penyebab kucing tidur terus-menerus? males banget keliatanya. Anda yang ingin tahu jawabanya simak aja infromasi ini.

Penyebab Kucing Tidur Terus Menerus

1. Bawaan Genetik
Sebagian besar orang percaya bahwa kucing itu merupakan salah satu hewan nocturnal, apa itu nocturnal? Nocturnal adalah mereka (makhluk hidup) yang terbangun dan aktif sepanjang malam. Padahal ini kurang tepat karena sebenarnya kucing meruapakan makhluk crepuscular yang paling efektid pada saat pagi hari dan sore hari adalah waktu yang paling mudah untuk mencari makan. Nah hal ini yang mempengaruhi pola tidur kucing lucu ini. Mereka akan sangat aktif pada waktu pagi hari dan sore hari, sementara sepanjang hari akan digunakan untuk tidur para kucing.

2. Menghemat Energi
Walaupun kucing terlihat sangat jinak dan lucu, namun kucing juga sebanarnya memiliki sisi psikis predator. Nah ini mengidikasikan bahwa binatang ini menghabiskan waktu untuk berlari dan memburu mangsa meskipun telah dipelihara di rumah(hewan peliharaan). Kucing sebagai predator akan menghabiskan banyak energi untuk berburu, dan bersembunyi hingga mendekati lawan. Oleh karena itu, kucing butuh menyimpan dan menghemat energi agar tidak habis begitu saja yang salah satunya ditunjukkan dengan pola tidur terus-menerus.

3.  Cuaca dingin atau hujan
Ada penyebab lain kucing tidur terus menerus yaitu dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Kucing anda biasanya akan menghabiskan banyak waktu untuk tidur jika cuaca sedang dalam keadaan dingin atau sedang musim hujan.

4.  Senja dan fajar
Jika di alam bebas, harimau sangat aktif setelah tidur siang, yaitu ketika fajar dan senja tiba. Ini adalah waktu terbaik bagi mereka untuk berburu: ketika sasaran mereka terlihat dan penglihatan mereka lebih tajam. Anak kucing anda akan berprilaku sama, sehingga anda akan melihat dia lebih bersemangat ketika pagi hari atau sebelum matahari terbenam. Jika anda ingin menghabiskan waktu bermain bersama anak kucing anda ketika dia sedang sangat bersemangat, cobalah untuk bermain saat fajar dan senja.

5.  Panas tubuh
Anak kucing tidak dapat mengendalikan suhu tubuhnya maupun anak kucing dewasa. Untuk membantunya menjaga panas tubuhnya, mereka akan memeluk ibunya dan temannya. Itu sebabnya kebanyakan anak kucing dan juga anak kucing dewasa lebih senang untuk berbaring di pangkuan anda.

6. Kucing hamil
Kucing yang terlihat sering tidur terus-menerus juga bisa menjadi tanda atau ciri kehamilan pada kucing. Ini sering terjadi karena kucing hamil memiliki waktu tidur lebih panjang dari kucing biasa yang tidak hamil.

7. Sakit atau gangguan lainya.
Kucing muda yang berusia 3 bulan atau lebih memiliki waktu tidur lebih panjang dibandingkan kucing dewasa atau tua karena hormon pertumbuhan akan dilepaska ketika mereka beristirahat. Kucing tua pada umumnya juga memiliki waktu tidur lebih lama dibandinkan kucing dewasa sebagai akibat proses penuaan yang dialami kucing. Pada dasarnya pola tidur yang lama memang merupakan salah satu hal normal untuk kucing. Akan tetapi bila kucing anda tidur secara terus-menerus dan melebihi waktu yang seharusnya, mungkin ini adalah tanda kucing sedang sakit. Apabila waktu tidur kucing ini diiringi dengan tanda-tanda kucing lemas dan tidak bergaiarah apalagi kucing tidak mau makan, mungkin ini saatnya kamu membawa si kucing ke dokter hewan terdekat di kota anda.

8.  Anemia pada kucing
Kucing yang suka tidur terus-menerus juga dapat disebabkan oleh anemia yang sedang menyerang si kucing. Apabila ini yang terjadi segera periksa gusi kucing anda. Anda yang menemukan bahwa gusi si kucing lebih pucat dari biasanya harus segera waspada karena kemungkinan kucing terserang anemia. Segera bawa ke dokter langganan di kota terdekat anda, karena jika penanganan terlambat bisa menyebabkan kematian. Anda yang sekarang tahu penyebab kucing tidur terus-menerus tidak perlu khawatir lagi! Kebiasaan tersebut tidak selalu merupakan tanda-tanda buruk bagi si kucing dan mungkin merupakan bagian dari pola hidup dan genetik yang dimilikinya. 

Nah, sekian dulu ya! Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan(share) artikel ini ke teman-teman pecinta lainya agar tau informasi penting ini. Salam Pecinta Kucing!

Wednesday, 28 November 2018

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Masalah Bulu Rontok pada Kucing Kesayangan Anda!

Bulu adalah bagian yang paling penting untuk hewan, terutama untuk kucing. Bulu juga memiliki berbagai fungsi, seperti mempercantik si kucing serta bisa menghangatkan tubuhnya. Contohnya bulu kucing persia, bulunya yang panjang serta lebat membuatnya semakin cantik dan lucu kalau diperhatikan. Tetapi kalau bulu kucing persia sampai rontok bagaimana? Kamu sebagai pemilik kucing harus cepat-cepat mencari tahu cara mengatasi bulu kucing rontok!

Penyebab dan Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Bulu kucing rontok, sangat menyebalkan bagi si kucing dan kita sebagai pemiliknya. Bulu kucing bisa rontok dan tercecer atau tersebar di baju, apalagi baju yang hitam atau celana hitam serta di lantai, hati-hati juga si kucing terus mengalami kerontokan bulunya bisa-bisa sampe kebotakan lho! Jangan sampai Itu terjadi! Bulu kucing rontok merupakan hal yang sudah biasa, tetapi tetap saja membuat kita tidak nyaman untuk melihatnya. Kucing yang berumur 4-5 bulan mengalaminya, karena pada saat itu terjadi pergantian bulu. Tetapi kalau rontoknya cukup parah jangan menganggapnya sepele, kamu bisa membaca bahaya bulu kucing untuk manusia. Agar kita tahu cara mengatasi bulu kucing yang rontok, Saya memiliki informasi tentang penyebab bulu kucing rontok dan cara mengatasi bulu kucing yang rontok.

Sebagian orang belum tahu, kenapa bulu kucing rontok? Hmm, sebenernya ada beberapa penyebab atau alasan bulu kucingmu rontok, simak penyebabnya berikut ini ya!

1. Sudah waktunya
Loh kok bisa? Iyaa pada waktu tertentu kucing akan mengalami kerontokan pada bulunya, ini wajar. Biasanya setahun sekali kucing akan mengalami kerontokan pada bulunya yang lumayan banyak tetapi akan cepat berganti dengan bulu baru yang lebih bagus dan lembut. Untuk kucing betina yang sedang birahi ataupun hamil juga sangat rentan mengalami kerontokan pada bulunya.

2. Kekurangan Gizi
Nah ini juga yang biasa para pecinta kucing abaikan, tetapi ini juga bisa menyebabkan si kucing bulunya menjadi rontok. Penyebab bulu rontok pada kucing salah satunya yaitu : kekurangan vitamin A, vitamin E. Protein yang mana nutrisi tersebut sangat dibutuhkan dalam pembentukan bulu kucing.

3. Vitamin yang berlebihan
Selain dari kekurangan gizi, kelebihan vitamin juga tidak baik apalagi sampai overdosis, ini juga bisa menyebabkan kerontokan bulu, kulit menjadi kering, mengelupas bahkan berkerak. Jadi jangan sampai berlebihan dalam memberikan vitamin ya! berikan secukupnya saja.

4. Salah memilih produk untuk memandikan kucing
Ini dia yang kurang teliti. Untuk pemilihan produk mandi yang biasa digunakan yaitu shampo. Jika kamu memandikan kucing dengan shampo yang tidak cocok akan menyebabkan bulu kucing rontok. Jangan sekali-kali kamu memilih produk shampo kucing yang busanya banyak, kenapa ? karena sering sekali ditemukan kadar detergen yang tinggi dan menyebabkan kulit kucing menjadi iritasi serta bulunya tambah rontok.

5. Alergi
Alergi juga termasuk salah satu dari penyebab bulu kucing rontok lho! Walau bukan penyebab utama tetapi bisa memicu ke yang lebih serius seperti dari obat, vaksin yang salah, parasit bahkan dari makanan kucing. Kalau udah kacau kaya gini, lebih baik langsung dibawa ke dokter hewan terdekat.

6. Suhu
Untuk suhu juga memang ada waktunya dan memang sudah wajar seperti yang ada di nomor 1 diatas. Fungsi utama bulu kucing adalah sebagai pengatur suhu badan. Ketika musim dingin, bulunya yang lebat akan menghangatkan tubuhnya, lalu saat musim sedang panas bulunya akan rontok supaya tidak kepanasan. Tetapi ada juga jenis kucing yang bulunya tetap sama ketika sedang musim dingin maupun musim panas.

7. Kutu dan Pinjal
Salah satu penyebab yang paling horor, salah satu Ektoparasit ini bermukim di bulu dan di kulit. Mereka akan mengambil nutrisi tubuh yang ada di kucing melalui kulit, untuk nutrisi yang diambil otomatis bulunya akan rontok seketika. Nutrisi tersebut biasa digunakan untuk menjaga kesehatan bulu kucing tetapi malah dirampas sama si parasit.

8. Tungau
Tungau juga bisa menyebabkan rontoknya bulu kucing yaitu demodex dan scabies. Ini hampir sama seperti Kutu dan Pijal, tetapi tungau ini membuat lubang-lubang kecil seperti terowongan yang bisa dilihat di kulit kucing. Biasanya kalau sudah seperti ini kulitnya bisa infeksi dan bulunya bisa rontok seketika. Apalagi waktu disisir, akan banyak sekali bulu kucing yang menyangkut pada sisirnya.

9. Jamur
Bulu kucing yang panjang dan lebat akan menjadi sangat rentan terkenanya jamur jika kondisi bulunya lembab. Akibatnya bulu kucing akan rontok.

10. Pengobatan
Karena efek samping dari pengobatan tertentu yang membuat bulunya mengalami kerontokan.

11. Stres
Setres? Jelas sekali ini yang sering terjadi, jika kucing anda sudah setres, pembuluh darah yang berfungsi mengirimkan nutrisi ke seluruh tubuh bisa macet total sehingga kucing tidak bergairan dan bulunya akan rontok tercecer. 

12. Autoimunitas
Apa itu Autoimunitas? Autoimunitas adalah salah satu gangguan kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan kerontokan pada bulu kucing. Segeralah periksa kucing anda ke dokter hewan, karena autoimun adalah salah satu penyakit yang komplek dan bersifat sistemik.

Cara mengatasi bulu rontok pada kucing

Nah, kamu sudah tahu kan kenapa bulu kucing rontok? sekarang tinggal mengetahui cara agar bulu kucing tidak rontok, simak cara mengatasinya berikut ini :
1. Dibiarkan dan dirawat seperti biasanya
Loh kenapa dibiarkan? ada beberapa penyebab seperti sudah pada waktunya atau sudah musimnya, contohnya saja sewaktu kucing sedang hamil atau birahi, sehabis pengobatan sebaiknya tetap dirawat seperti biasa. Simpel kan?

2. Memberikan mainan dan buat kucing terasa nyaman
Kucing juga butuh hiburan loh, jika kamu sudah melihat tanda-tanda kucing setres. Kamu bisa memberikan mainan khusus untuk kucing agar kucing kamu senang dan bulunya tidak rontok. Kamu bisa membuat mainan kucing dengan kertas kosong yang diremas menjadi bola dan dilemparkan agar kucing bermain dengan bola kertasnya.

3. Ganti produk yang cocok untuk kucing
Produk yang cocok itu bisa banyak sekali macamnya, contohnya saja yaitu : makanan kucing, alat atau produk mandi atau bsa juga yang berhubungan langsung dengan badannya. Nah jika sudah terasa tidak cocok, lebih baik kamu langsung menggantinya, tetapi kamu juga harus berkonsultasi sama yang sudah berpengalaman atau ahli.

4. Memandikan kucing
Perawatan kucing seperti memandikan kucing dengan rutin juga bisa mengatasi bulu kucing rontok. Memandikan kucing juga termasuk cara yang ampuh untuk membasmi parasit, tungau, jamur, bakteri yang bisa mempengaruhi kesehatan bulu kucing.

5. Berikan vitamin
Untuk memberikan vitamin jangan berlebihan yah! Berikan secukupnya saja agar kebutuhan nutrisi dan kesehatannya tercukupi. Hati-hati jangan sampai kucing kamu doping!

6. Menyisir Bulu Kucing
Ada bebrapa manfaat dari menyisir bulu kucing sebagai berikut :

– Bisa menyingkirkan kutu serta tungau kalau menggunakan sisir khusus

– Berguna untuk melancarkan metabolisme tubuh kucing yang nantinya berdampak bagus untuk kulit, layaknya pijet.

– Ini bisa membuat hubungan emosional kamu dan si kucing bisa semakin dekat.

Nah dari ke 3 manfaat menyisir bulu kucing tersebut, tentu bisa mengatasi bulu rontok pada kucing dan mencegah adanya kerontokan kembali.

7. Obat bulu kucing rontok
Selain cara diatas, memberinya obat bulu kucing rontok khusus kucing juga termasuk cara yang lumayan ampuh, kamu bisa membelinya di Pet Shop. Ingat! Gunakan obat ini secukupnya saja dan jangan sampai berlebihan dalam pemberian obatnya.

Untuk mengatasi bulu kucing yang rontok pastikan anda paham dengan penyebabnya. Jika sudah paham tinggal cara mengatasinya. Tetapi jika anda masih ragu untuk mengatasi bulu kucing rontok dengan menggunakan cara-cara yang sudah disampaikan di atas, lebih baik anda membawa kucingnya ke dokter hewan agar lebih pasti. Semoga artikel tentang penyebab dan cara mengatasi bulu kucing rontok bisa kamu praktekkan dirumah masing-masing! Jangan lupa share ke teman-teman pecinta kucing lainnya yah! Terimakasih. Selamat Mencoba!

Hindari Kucing Anda Makan Tikus

Hati-hati jika kucing anda makan tikus, sangat berbahaya, bahkan bisa membuat kucing anda mati! Jangan dianggap remeh lho! Untuk itu maniakucing.com membuat artikel tentang penyebab dan Akibat Kucing Makan Tikus berdasarkan pengalaman pribadi. Untuk anda yang belum tahu apasi penyebab kucing memakan tikus? Sebenarnya ini bermula dari kebiasaan, kenapa kebiasaan? Jika anda memang memelihara kucing dari kecil atau bahkan dari lahir. Pasti anda akan merawatnya dengan sungguh-sungguh dan pastinya tidak ingin kucing anda kenapa-kenapa. Nah, jika kucing anda kebiasaan berada di dalam rumah, baik itu di dalam kandang ataupun diluar kandang yang intinya di dalam rumah, pasti sangat jarang untuk berburu diluar rumah. Contoh berburu didalam rumah seperti memburu cicak, lalat, bahkan nyamuk. Dan sebenarnya itu hanya untuk bermain, ya! kucing hanya akan memainkan binatang-binatang tersebut dan tidak sampai dimakan, kalaupun dimakan berarti kucing anda sedang kelaparan!

Hati-hati jika sampai berkelanjutan bisa berbahaya jika kucing anda bertemu dengan tikus! Bakalan bisa di hajar habis-habisan! Oleh karena itu saya akan memberikan sedikit ulasan tenytang kenapa kucing memakan tikus. Silahkan disimak!

1. Kebiasaan
Sudah dapat dipastikan bahwa kebiasaan adalah salah satu faktor penting dalam perawatan kucing agar sesuai dengan keinginan kamu dan pastinya terhindar dari hal yang tidak di inginkan.

2. Kelaparan
Sudah Jelas bukan? untuk point yang ini, Jika kucing anda sampai kelaparan bakalan di babat habis tikus yang sudah di dapatnya, tidak hanya tikus, kecoa dan ular pun akan di makan lahap jika memang kucing peliharaan anda kelaparan. Jadi anda jangan sampai membuat kucing anda kelaparan, pastikan kucing kamu makan sesuai jadwalnya atau rutinitas.

3. Unsur Ketidak Sengajaan
Diliat dari judulnya juga sedikit membingungkan. Jadi begini, unsur dari ketidak sengajaan misalnya saja, ketika anda sedang tidak mengawasi kucing peliharaan anda dan sebelumnya anda sudah memasang jebakan tikus dengan makanan yang diberikan racun tikus sehingga tikus tersebut mati di tempat jebakan yang kamu pasang, kemudian kucing anda menemukan bangkai tikus disitu. Nah, karena kucing memang indra penciumanya sangat hebat! Maka bisa-bisa kucing anda memakan bangkai tikus yang sudah terkena racun. Itu yang bisa membuat kucing anda mati!

4. Tempat asal
Yang satu ini biasanya terjadi pada kucing kampung, ya! Karena kucing kampung memang hidup bebas diluar dan liar karna tidak ada yang memelihara, bukanya tidak ada tetapi sebelum dipelihara memang kucing kampung hidup bebas. Karena dari asalnya aja sudah begitu, pastinya kucing tersebut mencari cara untuk memperthankan hidup darimanapun entah itu nyolong atau maling ikan, ayam, atau makanan lainnya dari tetangga anda. Atau bisa saja mengambil makanan sisa yang dibuang di tempat sampah bahkan sampai berburu tikus untuk keseharianya. jika anda akan memelihara kucing kampung lebih baik sebelum dipelihara setidaknya di vaksin terlebih dahulu agar terhindar dari penyakit dan pastinya sehat.

Akibat yang timbul jika Kucing Makan Tikus

Waduhhh, sangat berbahaya bukan jika kucing makan tikus? tikus memiliki virus takson apabila kucing tersebut buang air besar atau pup, itu bisa menyebabkan kecacatan pada wanita hamil “jika” menghirupnya atau cara lainya yang intinya virus tersebut masuk kedalam tubuh wanita yang sedang hamil. Jelas saja tikus berbahaya, karna tikus rata-rata memang hidup di daerah yang kotor dan pastinya entah itu makanya, tempat tinggalnya semua kotor. Oleh karena itu tikus sangat banyak mengandung virus dan bakteri, pastikan kucing kamu terawat dengan benar dan terkontrol oleh anda.

Itulah sedikit ulasan mengenai Penyebab dan Akibat Kucing Makan Tikus, sudah tahu kan? Bahwa jika kucing anda memakan tikus. Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan atau share artikel ini ke teman-teman pecinta kucing lainnya ya! Agar tahu informasi penting ini. Kenali dan perhatikan tindak tanduk kucing anda. Terimakasih. Selamat mencoba!

Tips Merawat Kucing Supaya Sehat Dan Gemuk!

Memiliki tubuh gemuk dengan bulu yang lebat dan bagus merupakan salah satu keinginan pecinta kucing bukan ?. Sebagian besar, melihat kucing dengan postur badan yang berisi serta bulu yang lebat dan sehat menambah kelucuan kucing tersebut. Tidak hanya kucing ras seperti kucing Persia dan Kucing Anggora, namun kucing kampung juga apababila memiliki badan yang gemuk terlihat lucu dan menggemaskan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara yang cukup efektif agar kucing cepat gemuk serta bulunya bagus dan sehat. Mari simak informasi lengkap Merawat Kucing Supaya Gemuk dan Sehat di bawah ini! Cekidot

1. Pemberian makanan yang tepat supaya kucing gemuk
Salah satu faktor yang cukup mendukung agar kucing kesayangan anda terlihat lebih gemuk dan bulu yang lebat yakni makanan. Pilihlah makanan yang cukup bergizi bagi kucing lucu kesayangan anda. Contoh biskuit kucing, tidak semua kucing menyukai biskuit yang dibuat khusus kucing ini. Apabila kucing anda tidak menyukai biskuit kucing, bisa disiasati dengan mencampurkan makanan dagin. Hal ini dapat dilakukan agar nafsu makananya semakin bertambah.

Namun, jangan terlalu sering memberikan makanan daging pada kucing karena bisa membuat kucing akan malas makan atau sudah ketergantungan dengan makanan tersebut. Untuk itu, cobalah memberikan biskuit kucing atau makanan kering yang memang khusus untuk kucing agar badan kucing tidak terlalu gemuk atau obisitas.

Perlu ada perhatikan juga, jangan terlalu banyak memberikan ikan asin pada kucing karena dapat membuat bulu-bulunya rontok. Terutama pada kucing-kucing ras seperti kucing Persia dan kucing Anggora karena cukup sensitif terhadap makanan yang dikomsumsinya.

Berilah Makanan khusus Kucing Supaya Kucing Gemuk, Bulu Lebat dan Sehat
Semua yang berhubungan dengan kesehatan kucing dan kegemukan kucing pasti akan selalu berkaitan dengan makanan kucing, Sebab, pengaruh makanan kucing terhadap tumbuh kembangnya memang sangat signifikan. Berbagai macam makanan kucing yang kini tersedia di pasar memiliki fitur yang berbeda dengan karakteristiknya masing-masing. Proplan misalnya, yang tinggi akan protein sehingga dianggap cocok untuk membuat kucing menjadi gemuk. Sementara itu jika kamu ingin melebatkan bulu kucing tidak ada salahnya kamu coba Royal Canin. Tapi jangan salah dulu, kalau kamu tetap mau pilih Royal Canin ada kok variannya yang memang dirancang khusus untuk menggemukan kucing, namanya Royal Canin Exigent.

2. Memberi Vitamin Minyak Ikan
Vitamin minyak ikan tak hanya bermanfaat untuk manusia saja, namun berkhasiat juga untuk kucing.  Anda bisa mendapatkannya di petshop terdekat di kota anda. Kucing yang diberi minyak ikan akan berdampat positif pada bulunya yakni semakin berkilau serta membuat bulu kucing sehat. Cara memberikan minyak ikan pada kucing juga tidak terlalu sulit. kamu bisa mensiasatinya dengan mencampurkan pada makananya. Hal ini akan membuat minyak ikan ikut masuk ke dalam tubuh kucing dan bulunya akan tumbuh bagus serta badannya sehat.

3. Vaksin
Kucing lucu kesayangan anda menjadi lebih gemuk atau berisi memang cukup menggemaskan namun apakah kesehatanya terjaga ? untuk itu, anda harus memperhatikannya dengan memberi vaksin kepada kucing. Selain menjaga kesehatan, vaksin juga salah satu cara agar kucing tidak mudah sakit serta menghemat pengeluaran catlovers karena lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Nah, begitulah kira-kira cara merawat kucing agar tetap sehat dan gemuk. Terimakasih sudah membaca artikel ini. Jangan lupa dicoba ya, semoga kucing anda berbulu lebat dan sehat. Salam CatyLovers!

Atasi Gejala Sakit Mata Pada Kucing Anda!

Saat ini banyak sekali orang yang memiliki hewan peliharaan dan menjadi pecinta binatang salah satunya adalah kucing. Ya, Hewan dengan suara ciri khasnya yaitu mengon ini sangat terlihat menggemaskan dan lucu saat melakukan aksi lucu yang di lakukan oleh kucing lucu seperti mengajak ingin bermain. Namun saat hendak memelihara kucing,  terdapat beberapa kendala salah satunya sikucing menderita sakit mata.

Salah satu penyebab Kucing terkena sakit mata biasanya dari kotoran atau debu. Apabila kotoran yang ada atau menempel dimata kucing yang dibiarkan saja dan menempel, lama kelamaan akan menimbulkan kerak menghitam dan mengeras (ketep). Kotoran yang menjadi kerak akan mengandung kuman dan bakteri di area mata yang dapat menyebabkan kucing belekan atau matanya berair secara terus menerus. Apabila tidak diobati dengan segera, maka yang akan terjadi kucing dapat sakit mata yang cukup parah.

Untuk itu, kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara yang mudah mengobati atau menangani kucing yang terkena sakit mata beserta ciri – cirinya. Anda juga dapat menanganinya tanpa harus pergi ke dokter hewan untuk menghemat anggaran atau kocek anda. Yuk mari simak di artikel berikut ini ya!

1. Membersihkan Mata Kucing Yang Sakit
Bila mata kucing yang sakit terlihat belekan, segeralah untuk membersihkan dan lebih memperhatikan kucing anda. Agar anda tidak melukai atau membuat mata kucing terinfeksi, bersihkan dengan kapas atau kain halus. Cara inilah yang dapat dilakukan agar mencegah kucing sakit mata agar tidak menjadi lebih parah yakni dengan membersihkan mata kucing anda dari belekan.

2. Menaruh Kucing di Kandang Agar Kucing Sakit Mata Tidak Menular
Cara selanjutnya yang dapat anda lakukan yakni dengan memisahkan kucing yang terkena sakit mata dengan kucing lainnya. Caranya gampang, dengan menaruh di kandang yang berbeda agar tidak menulari kucing yang sehat lainnya. Apabila anda hanya memiliki seekor kucing saja, lebih baik untuk menaruhnya di kandang dan perhatikan kebersihan kandan juga. Apabila kucing dibiarkan berkeliaran, akan ada kemungkinan bermain di tempat yang kotor yang dapat mengakibatkan atau memperparah penyakit mata yang diderita oleh kucing kesayangan anda.

3. Memberi Obat Untuk Kucing Sakit Mata
Tips Mengatasi kucing terkena sakit mata selanjutnya adalah dengan cara memberikan obat, apabila terlihat mata kucing sudah tertutup karena belekan (Termasuk Ketep). Anda bisa menggunakan daun sirih sebagai obat alternatif yang tidak memiliki efek samping karena terbuat dari bahan alami. Seperti yang anda ketahui bahwa penyakit mata atau belekan pada kucing dapat disebabkan karena adanya virus dan mengatasinya dengan cara memberikan antibiotik.

Daun sirih yang mengandung antibiotik yang cukup baik untuk mengatasi berbagai penyakit. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan cara membersihkan belekan menggunakan kapas lalu usap secara perlahan hingga bersih.

Kemudian siapkan daun sirih yang sudah dipetik dan dibersihkan dengan air bersih dan direbus hingga air mendidih. Air hasil rebusan daun sirih tersebut yang sudah dingin lalu di teteskan pada mata kucing yang sakit (belekan). Obat lainnya bisa menggunakan Teramicin yang dikhususkan untuk mengatasi mata kucing yang sakit atau belekan. Obat sakit mata Teramicin dapat anda jumpai di apotik terdekat di rumah anda dan harganya pun cukup terjangkau (murah). Setelah mengoleskan obat tersebut, tunggu hingga beberapa saati sampai belekan pada mata kucing yang sakit mulai berkurang pada bagian mata. Berikan obat ini 1 hari sekali, bila tidak kunjung sembuh juga lebih baik membawanya ke dokter hewan terdekat.

Nah, itulah cara menangani kucing anda yang terkena sakit mata. Yang harus anda harus lakukan adalah  perhatikan  hewan peliharaan yang anda sayangi agar tidak terkena penyakit ini. Semoga Informasi yang saya berikan dapat mengatasi masalah padad kucing anda. Selamat Mencoba

Tips Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan!

Menurut sebagian orang cara mengatasi kucing tidak mau makan memang sangat susah karena kita tidak tau apa yang diinginkan oleh si kucing sampai tidak mau memakan makanan yang sudah disediakan. Lalu bagaimana cara mengatasi kucing yang tidak mau makan dan apa saja akibatnya jika dibiarkan begitu saja. Mungkin anda membutuhkan tips serta penjelasannya. Bagi anda para pecinta kucing dan mempunyai peliharaan tersebut, sangat diwajibkan untuk anda mengetahui cara mengatasi kucing tidak mau makan serta apa saja penyebabnya hingga dapat seperti itu. Mulai dari terkena penyakit sampai bosan memakan makanan itu-itu saja. Di bawah ini akan dijelaskan secara lengkap dan detail mengatasi hal tersebut agar tak terulang kembali.

Kucing adalah salah satu binatang perliharaan yang sering dijumpai dirumah pecinta hewan. Selain lucu dan manja, kucing juga sangat mudah dipelihara. Namun jika ia sedang tidak mau makan maka itu akan menjadi masalah besar bagi si pemilik apalagi jika tak tau bagaimana cara mengatasinya. Dibawah ini telah disajikan cara mengatasi kucing yang tidak mau makan dan minum. Disimak ya!

1. Suap dan memanjakan kucing
Mungkin sesekali si kucing tidak enak badan sehingga malas untuk bergerak dan melakukan hal apapun, dengan menyuapi dan memanjakannya merupakan cara mengatasi kucing sakit tidak mau makan yang paling ampuh. Bisa menggunakan sendok kecil maupun sedotan, yang penting perutnya terisi agar bisa meminum obat untuk kesembuhannya.

Jika masih tak mau makan juga, maka beri air hangat di makanannya agar terasa lembut dan si kucing bisa dengan mudah menelannya secara perlahan. Suapi ia secara lembut jangan terburu-buru untuk mencegahnya tersedak dan sesekali memanjakan supaya tetap nyaman ketika sedang makan dan minum. Anda bisa melakukan itu selama ia tak memberontak dan marah.

2. Beri vitamin 
Memberikan vitamin untuk si kucing merupakan salah satu cara mengobati kucing lemas tidak mau makan. Sama seperti manusia yang diberi vitamin tambahan saat susah makan dan gampang capek. Sehingga nafsu makan akan bertambah dengan sendirinya. Selain itu juga dapat berfungsi mencegah virus herpes dan flu yang sering menyerang kucing peliharaan.

Jika bingung mencari vitamin apa yang cocok, segera kunjungi apotek terdekat ataupun petshop yang ada di kota anda. Jika membeli di toko obat, maka wajib memilih vitamin khusus anak-anak karena takarannya yang lebih tepat. Misalkan vit.B lysin dan kompleks yang dapat menambah nafsu makan. selamat mencari dan mencobanya kepada kucing peliharaan anda.

3. Ajak Kucing bermain
Seperti halnya manusia yang perlu diperhatikan dan dimanjakan, kucing juga membutuhkan hal serupa. Semua itu berguna supaya si kucing tak merasa stress dan menolak ketika anda memberikan makanan ke mulutnya. jika terjadi hal seperti itu maka cara mengatasi kucing stres dan tidak mau makan yang tepat adalah dengan mengajaknya bermain atau jalan-jalan.

Anda dapat mengajak bermain si kucing ke taman bermain ataupun berjalan-jalan disekitar rumah agar tak membuatnya pusing dan bosan didalam rumah. Selain itu anda bisa membawanya ke tempat teman yang juga mempunyai kucing peliharaan, mungkin bisa melakukan perkawinan dengan jenis lainnya. Sehingga peliharaan anda tampak bahagia.

4. Menggunakan alat suntik untuk makan
Jika kucing peliharaan anda masih kecil maka gunakanlah alat suntik sebagai altenatif untuk mengatasi susah menelan dan menolak makanan. Anda memerlukan alat yang bersih dan baru dengan isi yang kosong, setelah itu di tambahkan dengan makanan yang cair. Peganglah si anak kucing dengan pelan dan lembut, kemudian masukan alatnya ke mulut lalu suntikan.

cara mengatasi anak kucing tidak mau makan dengan alat suntik memang tak selalu berhasil, karena hewan peliharaan anda bisa saja menolak untuk makan lagi. Jika hal itu terjadi, anda perlu membeli alat suntik sebanyak mungkin untuk disimpan agar dapat digunakan setiap saat. Jangan hanya memakai satu alat saja yang bisa membuat si kucing lebih cepat terkena virus.

5. Sediakan ruang yang nyaman
Hal yang paling bisa membuat nyaman si kucing adalah ruangan tempatnya beristirahat. Apalagi ketika pertama kali diadopsi, pasti mengalami adaptasi yang sangat susah karena lingkungan baru yang masih terasa asing. Jika sudah nyaman, maka jauhkan lingkungannya dari hewan-hewan nakal dan liar lainnya yang bisa mengganggu kehidupan baru hewan peliharaan anda.

Tempat yang nyaman dan aman juga salah satu cara mengatasi kucing tidak mau makan dan lemas karena belum terbiasa di lingkungan yang baru. Jika masih menolak untuk makan juga, pasti ada sesuatu yang masih menggganggu di ruang istirahatnya. Segera selidiki dan hilangkan hal tersebut. Jika sudah merasa lebih baik dan tentram, beri makanan secara teratur tiap hari.

6. Tube feeding
Saat kucing peliharaan anda merasa mual dan selalu mengeluarkan kembali makanan serta minumannya, maka tube feeding merupakan cara mengatasi anak kucing yang muntah dan tidak mau makan terampuh. Hal tersebut sangat direkomendadikan oleh semua dokter hewan untuk dilakukan pada kucing peliharaan anda jika sudah mengalami keadaan seperti itu.

Cara tersebut dilakukan dengan memasukkan semua makanan langsung kedalam perut si kucing melalui selang khusus. Hal itu hanya digunakan untuk hewan yang tak mau makan serta susah untuk menelan atau mengunyah apapun yang masuk ke mulutnya. Apabila terjadi pada anak kucing, sebaiknya menggunakan dot untuk memasukkan minuman pengganti susu ibunya.

7. Beri makanan khusus kucing
Si kucing  harus diberi makan khusus agar tidak mencret seperti hewan liar yang memakan semua makanan didepannya. Selain itu berilah nutrisi yang dapat membuat tubuhnya selalu terlihat penuh energi dengan kondisi prima. Jika masih saja susah untuk makan dan tetap mencret, segera hubungi petshop yang anda kunjungi saat membeli makanan merek kucing.

Mungkin cara yang satu ini tergolong berat, karena harus mengeluarkan lebih biaya untuk membeli makanan kucing dengan merek khusus. Tetapi itu merupakan hal yang sangat penting agar hewan peliharaan anda tidak menolak untuk makan lagi. Sama seperti hal nya manusia yang kadang sedang dalam mood baik ataupun buruk.

8. Bawa ke dokter hewan 
Jadilah pemilik hewan yang baik, jika peliharaanmu sedang sakit atau susah untuk makan karena terdapat masalah di perut atau yang tidak anda ketahui segeralah bawa ia ke dokter hewan terdekat. Disana sudah dapat  dipastikan amda akan diberi tau mengenai cara mengatasi kucing mencret dan tidak mau makan karena masalah lambung yang selalu membuatnya terlihat mual dan pucat.

Nah, tidak terlalu susah kan? Apakah anda sudah paham dan mulai tertarik untuk memelihara kucing? Bagi anda para pecinta hewan tersebut, sangat disarankan untuk lebih memperhatikannya terutama dalam hal makanan. Jangan lupa untuk lebih perhatian kepadanya agar tak merasa bosan. Selamat Mencoba!

Makanan dan minuman si kucing

Makanan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup kucing. Kucing yang tidak mau makan bahkan tidak makan sama sekali bisa sangat rentan terkena penyakit lho. Tapi meskipun sudah mengetahui hal tersebut kita masih dengan seenaknya saja memberikan makanan kucing yang memberikan secara asal-asalan. Pada kasus kucing kampung, kebanyakan orang malah tidak peduli terhadap makananya.

Jika anda sebagai pemilik kucing memang sayang kepada si kucing dan kucing kampung andayang kecil dan lucu menjadi gemuk, anda perlu mengetahui makanan maupun minuman yang cocok untuk kucing kampung. Kira-kira apa saja ya!

Berikut ini yang saya rekomendasikan makanan dan minuman untuk kucing kampung yang bagus:

A. Makanan untuk kucing kampung
1. Daging 
Kucing juga digolongkan sebagai hewan karnivora atau pemagang daging tentu makanan utama mereka adalah daging. Daging apa yang baik untuk kucing kampung? Untuk makanan jenis daging ini semuanya bagus, akan tetapi perlu diperhatikan untuk mengolahnya sebelum diberikan untuk si kucing kampung lucu. Daging yang di proses seperti apa? Bisa kamu olah dengan cara digoreng atau direbus supaya higienis, dan kamu juga bisa haluskan seperti bubur. Kemudian sebaiknya tambahkan daging Ikan karena makanan untuk kucing akmpung adalah daging ikan karena vitamin E nya juga bagus untuk si kucing kampung. berikanlah beberapa kali dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam Ikan untuk si kucing kampung.


2. Nasi 
Dari dulu memang kucing kampung Admin hampir selalu diberikan nasi sebagai makanan pokoknya, namun jangan berikan nasi saja ya. Usahakan memberikan lauknya dan dicampuri dengan nasi, bisa dengan daging atau olahan berbahan dasar daging lainnya seperti Royal Canin. Perlu diperhatikan dalam memberikan nasi untuk kucing kampung, jangan terlalu banyak dalam memberikan makanan karena nasi mempunyai glukosa yang jika terlalu sering dikomsumsi si kucing bisa menimbulkan obesitas atau kegemukan jadi secukupnya saja ya, segalanya yang berlebihan memang buruk.

3. Makanan khusus kucing 
Maknan khusus kucing? Boleh kok, namun pandailah dalam menyeleksi makanan khusus untuk kucing kampung kesayanganmu. Kamu juga bisa memberikan makanan yang bisa dibeli perkilonya di PetShop terpercaya di kota terdekat kamu. Dalam memberikan makanan untuk kucing kampung sebisa mungkin bervariasi supaya si kucing tidak cepat bosan dan pastinya mau makan.

B. Minuman untuk kucing kampung
1. Air putih 
Air merupakan kebutuhan bagi semua makhluk hidup di bumi, tak terkecuali dengan si kucing. Berikanlah kucing kampung air mineral untuk minuman setiap hari agar kucing tidak dehidrasi dan jangan lupa untuk diberikan dalam sebuah wadah ya. Oiya, jangan lupa untuk mengganti air minum dan mencuci wadahnya sehari sekali.

2. Susu 
Susu kaya akan kandungan kalsium dan protein, kandungan dalam susu tersebut tentu sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan si kucing. Jangan berikan susu sapi, karena kucing tidak bisa mencerna protein susu sapi dengan baik. Jika kamu tetap ingin memberikan minuman susu untuk kucing kampung, belilah susu rekomendasi dari PetShop kesayangan.

Ketika memberikan maknan dan minuman untuk kucing kampung, ternyata kita harus memperhatikan beberapa hal seperti variasi makanan dan juga nutrisi untuk si kucing kampung. Dengan memberikan makanan ataupun minuman yang tepat dapat membuat kucing kampungmu lebih aktif dan si kucing kampung bulunya lebat juga sehat dibandingkan dengan kucing kampung lainnya.

Semoga artikel tentang makanan untuk kucing kampung ini dapat membantumu supaya lebih mengetahui tentang si kucing kampung dan merawatnya dengan kasih sayang sebagai pemilik kucing. Jangan lupa berbagi(share) artikel ini ke pecinta kucing lainya ya!

Mitos Vs Fakta Kucing

Jika Anda tidak pernah memelihara kucing, persepsi yang salah tentang makhluk berkumis itu sering sekali terjadi. Berikut ini 8 mitos kucin...